Ideas Belajar Daring Supaya Tidak Boring

Identifikasi aplikasi dalam perangkat anak, baik pada aplikasi media yang digunakan anak Anda untuk berkomunikasi dengan teman maupun aplikasi permainan dan hiburan daring lainnya yang disesuaikan dengan usia anak. Pada kasus cyberbullying atau insiden konten yang tidak pantas secara online, kenali sekolah dan mekanisme pelaporan lokal lainnya. Jangan lupa bahwa anak-anak atau remaja tidak perlu berbagi foto diri mereka atau informasi pribadi lainnya untuk mengakses pembelajaran digital.

Pada mulanya sekolah selama ini tidak begitu melibatkan orang tua dalam proses pendidikan anak. Setelah beberapa bulan berjalan, banyak sekali keluhan dari orang tua yang disampaikan terutama tulisan-tulisan yang beredar di dunia maya seperti fb atau instagram. Sejumlah orang tua menilai banyak kekurangan dari proses PJJ ini. Orang tua siswa merasa terbebani karena harus menggantikan peran guru di rumah. Kelanjutan komunikasi antara orang tua dan sekolah ini diharapkan bisa menjadi cara yang baik untuk saling mendukung selama masa pembelajaran di rumah.

Resiko dari kondisi ini pada gilirannya akan membuat siswa kehilangan minat dan motivasi dalam belajar. Hanya saja, diakui atau tidak, sekolah daring yang rentang waktunya teramat panjang, jelas membawa efek psikologis. Apalagi jika ditambah model pembelajaran guru yang online-nya hanya sebatas pemberian instruksi-instruksi dan penyampaian tugas-tugas untuk siswa.

Mengatasi rasa bosan terhadap anak-anak ketika sekolah online

“Jadi cara saya saya ngilangin stres itu dengan ambil metime, dengan dengerin lagu-lagu, nonton drakor , dan sesekali keluar main dengan temen, tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan,” katanya. Sementara itu, ia menyarankan sekolah-sekolah untuk membuat tugas kelompok demi menjaga interaksi sosial anak. Untuk bantuan konsultasi, ia mengatakan orang tua bisa mencoba layanan yang disediakan gratis Tembak Ikan Terpercaya oleh Kemenkes yakni Sehat Pedia.

Sehingga dengan demikian siswa tidak akan pernah merasa bosan dan termotivasi untuk mengikuti setiap proses pembelajaran. Suara.com – Sejak pandemi Covid-19 merebak di Maret 2020, rasa jenuh dan bosan pasti dialami oleh anak didik dan para guru, saat mereka menjalani kegiatan belajar dari rumah. Tantangan paling nyata yang dihadapi para guru adalah dituntut untuk menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan dalam setiap kegiatan belajar mengajar, yang sehari-harinya dilakukan secara daring. Himbauan tersebut disambut dengan pemberlakuan pembelajaran dirumah masing-masing di semua jenjang pendidikan dan menutup sementara sekolah dan perguruan tinggi dari aktivitas belajar mengajar. Pembelajaran yang berpusat pada guru dapat mengurangi tanggung jawab anak didik pada proses belajar.

Banyak kasus terjadi karena ketidakmampuan guru dalam mengemas dan menyajikan pelajarannya kepada siswa, akhirnya siswa merasa jenuh di kelas, yang terjadi akhirnya membolos. Guru dalam melakukan penilaian juga harus mengedepankan kejujuran, transparansi, sehingga tidak menimbulkan rasa apatis, dan pesimistis pada siswa. Bahkan parahnya ada anggapan dari siswa “halah paling yang rajin atau yang mbolosan nilainya sama aja” . Ini juga bisa menjadi pendukung munculnya siswa – siswa bermasalah.

Upaya pendampingan siswa bermasalah ini akan lebih efektif lagi jika didukung oleh kerjasama pihak keluarga dan peran serta masyarakat. Dalam proses pembelajaran guru tidak hanya mengajar dalam satu kelas dengan karakteristik siswa yang mempunyai kemampuan yang homogen/sama. Banyak siswa yang mempunyai latar belakang dan motivasi belajar yang berbeda – beda, karena kondisi yang melatarbelakanginya pun tidak sama. Ada banyak hal yang harus menjadi pertimbangan guru dalam mengajar yang dapat melibatkan siswa secara aktif dan dapat menemukan konsepnya sendiri. Guru sulit mengontrol mana siswa yang serius belajar dan tidak. Interaksi menjadi hal basic dalam proses belajar, karena justru dari proses interaksi itu siswa tidak sekadar belajar tentang teori melainkan praktek riil bahkan belajar hal baru yang tidak diajarkan di kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *