Menu Close

Vaksin Saja Tidak Akan Mengakhiri Pandemi Covid

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa prognosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Hal tersebut pun diamini dr. Pramedia Dimas Prakoso, salah satu dokter yang bertugas di Poliklinik Kementerian PANRB. Dikatakan, Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi tentu pasti ada, baik ringan maupun berat. “Tapi tidak perlu takut, rata-rata orang itu kejadian pasca-imunisasinya ringan, seperti mengantuk atau pegal di daerah tangan. Hal yang sama pun diungkapkan Analis Kebijakan Pertama Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Isaldi Wicaksono.

Dan dalam data klinis penggunaan darurat remdesivir digunakan dalam pengobatan pasien yang terinveksi virus Ebola. Redemsivir yang merupakan antivirus yang dulunya dikembangkan untuk melawan virus Ebola oleh perusahaan farmasi asal Amerika Serikat itu disebut-sebut bisa menangani virus corona yang sedang mewabah ini. Selanjutnya vaksinasi dilakukan terhadap Ketua Yayasan Semen Padang , Iskandar Z Lubis . Ia mengungkapkan bahwa dirinya juga telah mendapatkan suntik vaksin pada hari itu. Awalnya, lanjut Iskandar, ia tidak dapat masuk dalam kategori orang yang dapat disuntik vaksin , karena pada tahap screening, tensi darahnya cukup tinggi saat dicek.

Salah satu upaya untuk menekan angka kasus COVID-19 yang kian meningkat adalah dengan penyediaan vaksin COVID-19 dari pemerintah. Meski masih dalam tahap uji klinis, keberadaan vaksin ini diharapkan dapat melindungi masyarakat Indonesia dari pandemi. VIVA– Anak muda mayoritas puas terhadap kinerja Pemerintahan Joko Widodo dalam menangani pandemi wabah COVID-19.

Ia juga menjelaskan prosedur yang dilewatinya dan lolos dalam tahap screening sehingga masuk dalam kategori orang yang bisa divaksin. Ia mengungkapkan bahwa setelah disuntik vaksin di lengan kirinya, ia tidak merasakan efek apa-apa pada tubuhnya. Tubuhnya tidak merasakan sesuatu yang tidak lazim dari biasanya dan ia tetap merasa fit setelah divaksin.

Lebih dari tiga bulan setelah dimulainya program vaksinasi virus corona di Jerman, sekitar three,ninety six juta orang telah divaksinasi penuh per Senin (29/3), membuat tingkat vaksinasi negara itu menjadi four,eight persen, menurut Robert Koch Institute. Saat dunia sedang berjuang untuk mengatasi pandemi, vaksinasi dilaksanakan di semakin banyak negara dengan vaksin virus corona yang telah mendapatkan izin. Menurut survei Populi Center yang dirilis pada 9 November 2020, 40,0 persen masyarakat Indonesia tidak bersedia menggunakan vaksin pembagian dari pemerintah.

Beberapa bulan silam (17/eleven/20), hasil uji coba awal Sinovac yang diterbitkan The Lancet menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman. Akan tetapi, vaksin ini hanya menghasilkan respon imun moderat dengan tingkat antibodi yang tidak lebih tinggi dibandingkan antibodi dari pasien pulih Covid-19. Dikutip dari Reuters (28/12/20), Kepala International Vaccine Institute, Jerome Kim mengatakan bahwa sulit untuk menentukan efektivitas vaksin Sinovac hanya berdasarkan 29 kasus positif Covid-19. “Lebih baik jika memiliki sukarelawan yang lebih banyak guna memperkuat knowledge kemanjurannya,” lanjut pria ini yakin. Berkaca dari negara tetangga seperti Thailand dan Kamboja, keduanya sepakat menolak penggunaan vaksin Sinovac yang dibanggakan pemerintah Indonesia.

Bagaimanapun juga, separah apa pun polemiknya, Indonesia harus bangkit dari pandemi. Pasalnya, saat artikel ini ditulis sudah lebih dari 700 ribu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mau tidak mau, Indonesia harus berpikir bagaimana cara terbaik untuk bisa mengembalikan siklus ekonomi, kehidupan, kesehatan, dan keamanan seperti sedia kala. Tercatat, vaksin jenis Sinovac berhasil mendapatkan kesempatan pertama untuk masuk ke Indonesia. Menurut Presiden Joko Widodo, vaksin ini akan dibagikan free of charge oleh pemerintah ke 34 provinsi. Adapun berdasarkan hasil analisis sementara, peneliti asal Turki menyatakan jika vaksin jenis ini memiliki ninety one,25 persen tingkat efektivitas.

Vaksin dapat menangani Covid

Apabila masih memiliki pertanyaan seputar vaksin COVID-19, Anda bisa berkonsultasi ke dokter. Hindari isu-isu vaksin COVID-19 yang sumbernya tidak jelas dan dapat menggiring opini yang salah di masyarakat. Imunisasi adalah suatu upaya untuk membentuk atau meningkatkan kekebalan tubuh, baik orang dewasa maupun anak-anak, terhadap suatu penyakit. Tujuan pemberian imunisasi adalah untuk mencegah penyakit tertentu atau menghindari risiko munculnya gejala yang berat saat terserang suatu penyakit. Setelah semua kelompok prioritas di atas mendapat vaksin COVID-19, vaksinasi akan dilanjutkan ke kelompok penerima vaksin COVID-19 lainnya, mulai dari penduduk di daerah yang banyak kasus COVID-19 sampai ke seluruh pelosok Indonesia.

Salah satu ASN muda di Kementerian PANRB Ngungrum Qurani Isdarmadji, menceritakan pengalamannya yang telah melewati vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan kedua. Sebelum memutuskan untuk memberanikan menjadi penerima vaksin Covid-19, dirinya sempat berkonsultasi dengan dokter anak. Hal ini dilakukan karena dia masuk ke dalam kelompok sasaran tunda, yaitu ibu menyusui.

Pada eleven januari 2021 Badan Pengawas Obat dan Makanan akhirnya resmi memberikan izin darurat penggunaan vaksin tersebut. Berdasarkan evaluasi BPOM menunjukkan efikasi vaksin Sinovac mencapai 65,three persen. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman juga tengah berencana mencari vaksin yang tepat untuk mengatasi virus corona. Penanganan pandemi tidak semata-mata diselesaikan dengan vaksin, oleh sebab itu pemerintah penting untuk menerapkan strategi komunikasi, edukasi dan kampanye yang tepat terkait fungsi vaksin. Porsi vaksin gratis yang diberikan untuk Indonesia hingga saat ini masih bergerak dinamis dan dipastikan akan memperolehnya bagi tiga persen dari populasi atau 16 juta dosis hingga 20 persen populasi atau a hundred juta dosis. Selain itu, pemerintah akan menandatangani kontrak dengan AstraZeneca untuk memperoleh hingga a hundred juta dosis vaksin dan complete one hundred juta dosis lainnya yang juga akan didatangkan dari BioNTech-Pfizer (Jerman-Amerika).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *