Menu Close

Vaksin Jadi Upaya Terbaru Pemerintah Menghadapi Covid

Namun, tidak ada salahnya untuk tetap mendapatkan vaksin sebagai upaya menghindari penyakit influenza. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri sebagai salah satu upaya mencegah COVID-19. Sebenarnya, secara teori vaksin flu mungkin dapat digunakan untuk membantu mengurangi risiko COVID-19 dengan menambah respons sistem imun di tubuh Anda.

Ia meyakini, tindakan ini penting untuk memutus rantai penularan secepat mungkin. Tidak dapat dipungkiri, pemerintah juga perlu memulihkan kepercayaan publik sekaligus meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan bagi calon pengguna vaksin. Kunci utamanya, pemerintah mulai menggalakkan langkah partisipatif dan transparan dalam menangani pandemi ini.

Vaksin dapat menangani Covid

Kelompok hak asasi manusia marah karena warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza harus menunggu lama untuk mendapatkan vaksin. 21% minoritas Arab Israel telah menunjukkan kewaspadaan awal terhadap vaksinasi. Menteri Kesehatan Yuli Edelstein mengatakan, membebaskan ekonomi Israel dari serangkaian lockdown telah membenarkan biaya pembelian yang lebih tinggi atau membeli vaksin lebih dari yang diperlukan. Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh keberadaan iklim terhadap virus sebab virus tidak mengenal musim dan geografis. “Tetapi saya tetap titip kepada kita semua untuk menyampaikan juga kepada saudara, tetangga, rekan, dan kawan kita, meskipun vaksinasi sudah akan mulai, untuk tetap waspada. Jangan lengah!” tuturnya. “Kita berharap dengan dimulainya vaksinasi ini kita akan bisa menangani dan mengendalikan Covid-19,” kata Presiden.

Disebutkan bahwa pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19. Dalam kunjungan kerja ke London, Sekretaris Jenderal Kemenkes menandatangani Letter of Intent antara Kemenkes RI dan Astra Zeneca tentang Kerja Sama Pengadaan Vaksin. Indonesia menyatakan peminatannya akan kandidat vaksin dari Astra Zeneca untuk pengadaan sebesar a hundred juta dosis pada tahun 2021. Optimisme mulai terdengar ketika Pemerintah mulai berupaya untuk mendatangkan vaksin dari beberapa negara untuk mengatasi masalah COVID-19. Negara berupaya untuk mengelola vaksinasi mulai dari pendanaan, pengadaan dan distribusi termasuk hubungan dan elaborasi antar Kementerian dan Lembaga, yang dilakukan secara komprehensif. Para ilmuwan yang mempelajari varian COVID-19 yang ditemukan di Afrika Selatan menyatakan hingga berita ini diturunkan, mereka tidak memiliki bukti varian virus itu menyebabkan penyakit yang lebih parah atau tingkat kematian yang lebih tinggi.

Antigen maupun blueprint tersebut berfungsi untuk memicu pembentukan antibodi dalam tubuh. Setiap kali terbentuk antibodi, terbentuk pula sel ingatan pembentuk antibodi. Dengan demikian, sistem imunitas akan merespons dan memproduksi antibodi yang spesifik sesuai antigen yang menyerang. Ketika tubuh terpapar patogen yang pernah masuk dalam tubuh, antibodi akan merespons dengan lebih cepat dan lebih efektif karena sel memori sudah siap menghasilkan antibodi untuk melawan antigen. Vaksin bekerja dengan memanfaatkan respons alami tubuh terhadap infeksi patogen, baik bakteri, virus, maupun jamur. Saat patogen menginfeksi tubuh, sistem imunitas tubuh akan membentuk antibodi untuk melawan patogen.

Layanan ini bertujuan mempermudah penerima vaksinasi Covid-19 melakukan registrasi di mana pun. Sementara itu, registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Setelah terverifikasi, tenaga kesehatan dapat mendaftarkan diri untuk membuat janji di fasilitas kesehatan sekitar dan mendapatkan konfirmasi terkait waktu dan tempat pelaksaan vaksin. Jika tenaga kesehatan tidak terdaftar, proses registrasi juga dapat dilakukan melalui chatbot.

Masyarakat diingatkan jika mendengar berita adverse tentang vaksinasi agar tidak terprovokasi, namun cari dulu sumber yang benar dan terpercaya. Jika tidak puas, tanyalah pada tenaga kesehatan, jangan telan mentah-mentah berita yang diterima,” tegasnya mengimbau masyarakat Kutai Barat. Pada fase ini, vaksin akan diujicobakan kepada sekelompok orang dengan jumlah di bawah one hundred orang untuk menguji respons imunitas yang dihasilkan.

Vaksin merah-putih hasil riset UI diharapkan dapat bersinergi dengan mitra industri farmasi, dengan triple helix antara pemerintah, perguruan tinggi dan industri dapat terwujud. Sebab, pemerintah beberapa waktu lalu telah menetapkan vaksin virus corona yang diproduksi enam lembaga berbeda untuk program vaksinasi di Indonesia mendatang. Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya.

Bahkan, pemerintah telah menetapkan kelompok prioritas dari kegiatan vaksinasi . Terkait dengankriteria prioritas penerima vaksin, harus dijelaskan secara terbuka oleh pemerintah, termasuk soal prioritas wilayah penerima vaksinnya. Ini menjadi masalah besar juga, karena layanan kesehatan di Indonesia sangat berbeda-beda kesiapannya. Untuk mencapai herd immunity, paling tidak pemerintah harus melakukan vaksinasi 70% dari total populasi, dan itu harus dilakukan sebanyak dua kali. Berdasarkan Perpres No. 99 Tahun 2020 Peraturan Presiden tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi, pemerintah telah menunjuk langsung BioFarma. Tentu kapasitas produksi BioFarma juga terbatas dan harus menggandeng perusahaan lain untuk memperbesar kapasitas produksinya.

“Kehadiran itu harus diterjemahkan dengan upaya kita untuk deteksi, merespons, dan mencegah jangan masuk ke Indonesia. Sebagai contoh, varian virus Corona baru ditemukan di Inggris yang saat ini musim dingin. Namun, virus ini juga ditemui di Australia dan Singapura yang kondisinya berbeda dari Inggris. Minim Pasokan, Uni Eropa Perketat Kontrol Ekspor Vaksin COVID-1925.03.2021 Uni Eropa telah memperketat kontrol pengiriman vaksin COVID-19 ke luar wilayahnya. Langkah untuk menyikapi minimnya pasokan vaksin ini kemungkinan akan meningkatkan ketegangan dengan Inggris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *