Menu Close

Sedekah ..investasi Dunia Akhirat

Selesai salat bergegas menemui Rasulullah SAW dan menyedekahkan kebun kurmanya tersebut beserta isinya. Cerita indah Rabiah bin Ka’b di atas merupakan penggalan kisah sosok sahabat yang memiliki himmah, obsesi tinggi, harapan besar dan visi hidup yang jelas. Rabiah tidak meminta harta benda, tidak minta didoakan agar keluar dari kefakirannya. Meskipun sesungguhnya ia sadar bahwa semua itu juga diperlukan dan paham bahwa seseorang akan terbatas menjalankan agamanya jika tidak memiliki harta. Di dalam agama Islam, umat yang bersedekah maka niscaya akan dibalas dengan 10x lipatnya. Jadi misalnya dalam matematika jika Anda sedekah uang sebanyak 10 ribu Rupiah maka akan diganti dengan 100 ribu Rupiah.

Cara agar kaya dunia akhirat

Sebagian mereka bahkan tidak menginginkan mendapatkan dunia sama sekali. Diceritakan bahwa sebagian sahabat tidak ridho jika mendapatkan dunia sedikit pun. Mereka pun tidak mencari-cari dunia karena yang selalu mereka harapkan adalah negeri akhirat.

“Btw, suggestions kritis selalu sangat dihargai, serta cara menyumbangkan uang yang benar-benar membuat perbedaan ,” tulis Musk dalam cuitannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (12/1/2021). Dilihat dari cuitan di akun Twitter pribadinya, Musk sepertinya akan memilih jalur filantropi mengikuti miliarder lainnya seperti Bill Gates dan Jeff Bezos. Ia pun meminta saran kepada pengikutnya di Twitter tentang cara mendonasikan uangnya.

Butuh pengorbanan, perjuangan, cucuran keringat dan air mata untuk menggapai kesuksesan. Tetap tanamkan semangat dalam diri demi meraih tujuan yang telah dicita-citakan. Para ulama terdahulu mengatakan bahwa Nabi SAW memerintahkan sahabatnya mengamalkan bacaan ini demi melapangkan rezeki. Amalan ini telah teruji dalam melapangkan rezeki lahir maupun batin.

Dari pengalaman menyalurkan zakat, infak dan sedekah sejak 2006, Baitul Maal TAMZIS yang telah menyalurkan kepada yang berhak dengan tepat sasaran, tepat guna dan tepat akuntabilitas. Atau bias juga orang Islam yang masih lemah dalam menjalankan syariat Islam. Amilin adalah orang-orang yang bekerja mengurus zakat dan tidak diupah selain dari zakat. Menurut istilah, dalam kitab al-Hawi, al-Mawardi mendefinisikan zakat dengan nama pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, dan untuk diberikan kepada golongan tertentu. Meninggalkan kewajiban zakat berarti meninggalkan salah satu rukun Islam, dosa besar bagi mereka yang meninggalkan. Orang yang Allah beri harta, dan dia habiskan harta itu untuk kebaikan.

Padahal, Islam mengajarkan umatnya untuk sukses dunia akhirat melalui amalan Jumat. VIVA – Setiap aliran baru, tentu ada iming-iming yang diberikan untuk menarik minat masyarakat awam mengikutinya, begitu juga Hakekok Balakutak. Ketuanya, A menawarkan pengikutnya sukses dunia akhirat hingga kaya raya bagi jika menjadi umat yang ‘soleh’.

Tabungan itu dibuat untuk digunakan di masa depan ataupun disaat ada kebutuhan yang mendesak. Cobalah kita belajar untuk memiliki sifat qona’ah, selalu merasa cukup dengan rizki yang Allah anugerahkan, maka tentu kita tidak selalu melihat indahnya rumput di rumah tetangga karena taman di rumah kita pun masih terasa sejuk. “Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau yang haram.” (HR. Bukhari no. 2083, dari Abu Hurairah). Lalu bagaimana kiat agar kita tidak mudah terjerumus dalam praktek riba?

agar benar-benar diberikan yang baik menurut kita dan baik menurut Allah swt. Anshor menyampaikan hal-hal yang bisa dilakukan untuk meminta kepada Allah, yaitu memperbanyak shadaqah, bangun untuk shalat tahajud, dan memperbanyak silaturahmi. Selain tiga daya pengungkit rezeki tersebut, tentu masih banyak amalan lainnya.

Dengan qanaah, yang sedikit akan menjadi banyak dan yang banyak akan menjadi berkah. Dalam kitab Nashaihul ‘Ibadkarya Syekh Nawawi al-Bantani misalnya, telah dijelaskan tentang kiat sukses dunia dan akhirat. Ulama nusantara yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram ini mengutip perkataan dari salah satu sahabat nabi yang bernama Abdullah ibn Mas’ud radhiallahu anhu. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Semua orang pasti ingin mendapatkan kesuksesan di dunia. Namun, bagi orang yang beriman, kesuksesan juga harus diraih di akhirat kelak. Untuk mendapatkan kesuksesan di dunia dan akhirat, para ulama terdahulu sebenarnya telah memberikan kiat-kiatnya.

“Allah dapat mengubah situasi paling putus asa menjadi momen terbaik dalam hidupmu.” Untuk menjadi sukses diperlukan kerja keras serta tekad kuat, dibarengi dengan doa serta selalu berserah diri kepada Allah SWT. “Orang shaleh, jika berdoa, berbeda dengan kebanyak orang lainnya,” tutur Dr KH Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, Anggota Senat Universitas Darussalam Gontor , di hadapan mahasiswa UNIDA Gontor, di masjid Jami, selepas maghrib (16/1). Maksudnya, saat Parents memberikan nama ‘Aflah’ yang artinya beruntung, ketika ada orang yang bertanya keberadaannya, seolah menjadi ‘doa’ tak ada keberuntungan, ketika orang tersebut tidak ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *