Menu Close

14 Cara Mencegah Virus Corona Yang Efektif

Terakhir, mengenai efektifitas pemindai termal, alat ini bisa mendeteksi orang dengan suhu tinggi yang dapat disebabkan oleh virus corona. Tetapi mereka tidak dapat mendeteksi orang dengan virus corona yang tidak memiliki suhu tinggi. Sementara di negara lain, seperti Inggris, Jepang dan Korea mereka akan disambangi petugas kesehatan yang akan mengambil beberapa sampel untuk menguji virus corona dari tubuh mereka.

Cara mengatasi Covid

WHO merekomendasikan untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain. Jarak ini merupakan ukuran umum tentang seberapa jauh semua orang harus saling menjaga jarak walaupun mereka baik-baik saja tanpa diketahui terpajan COVID-19 atau tidak. • Lakukan karantina mandiri selama 14 hari meskipun Anda merasa sehat.

Isolasi Mandiri dengan pengawasan rutin dari pusat pelayanan kesehatan primer juga Kami juga menganjurkan pasien untuk mengikuti rekomendasi dari tim medis dan dokter yang menangani Anda. Hubungi rumah sakit atau hotline COVID-19 apabila kondisi Anda memburuk. Saat ini kita memang dianjurkan untuk menjaga jaga jarak fisik atau bodily distancing. Untuk menghindari percikan batuk atau bersin yang berpotensi membawa virus. Akan tetapi, menjaga jaga jarak fisik bukan berarti mengisolasi diri secara sosial.

Apabila terlihat bersin, dianjurkan untuk mencucinya dengan antiseptik dan lakukan 6 langkah cuci tangan selama detik sebagai cara mencegah COVID-19. Padahal, ketiga indera tersebut dapat menjadi ‘gerbang utama’ dari virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh. Maka itu, Anda disarankan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun ketika tangan dalam keadaan kotor.

Pandemic fatigue dapat muncul karena rasa jenuh terhadap pandemi Covid-19. Ini dapat menyebabkan seseorang mengalami demotivasi untuk mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan. Mereka juga menggunakan teknik baru, seperti menyediakan klinik bergerak, dimana warga bisa datang tanpa harus datang ke rumah sakit atau klink yang berisi pasien lain. “Singapura berhasil mencegah penularan karena pendekatan yang dilakukan semua aspek pemerintahan,” kata Dirjen WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. Keduanya memiliki perbedaan arti yang harus dipahami, selain juga memiliki kelebihan dan kelemahaannya dalam keberhasilan mengatasi virus corona.

Dari keharusan Mencuci tangan yang rajin, etika batuk dan bersin hingga belajar dan bekerja di rumah, serta menghindari keramaian. Dengan banyaknya perubahan ini ditambah ketidakpastian dan suasana yang menceka, wajar untuk merasa resah, bingung, cemas, takut, bahkan marah. Namun, disaat seperti ini, penting untuk kita menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. Saat ini, tidak ada cukup bukti untuk menyarankan atau mencegah penggunaan masker oleh orang sehat di masyarakat. Namun, WHO secara aktif terus mengikuti pengetahuan yang terus berubah mengenai penggunaan masker dan terus memperbarui panduannya.

WHO pun ikut merangkum jumlah kasus yang sudah dilaporkan dan memberikan kebebasan akses untuk masyarakat dunia. Pastikan Anda mengetahui cara memakai masker yang benar agar malah tidak membuka peluang paparan. Masker bertujuan sebagai perlindungan tambahan untuk meminimalisir risiko paparan dari penyebaran lewat udara. Selalucuci tangandengan bersih menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik lalu bilas. Jika tidak ada akses air bersih, hand sanitizer atau tisu basah beralkohol bisa jadi alternatif darurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *